Jumat, 06 Maret 2015

Balita ini Meninggal Usai Membaca Hafalan Al-Qur'an


Balita ini Meninggal Usai Membaca Hafalan Al-Qur'an - Sobat, mungkin tak ada yang rela apabila ditinggal wafat oleh salah satu anggota keluarga, baik itu anak, istri, suami, kakak, adik, maupun orang tua. Namun kita sebagai manusia tak dapat berbuat banyak apabila salah satu anggota keluarga dipanggil oleh sang pencipta.

Namun, momentum tersebut dapat menjadi cerminan untuk kita secara pribadi. Banyak yang menghendaki ketika sang pencipta memanggil, kita dalam keadaan baik dan siap untuk bekal di alam berikutnya.

Seperti yang terjadi pada Sarah Haya Nada ‘Ul Matin, balita berusia 3,5 tahun yang tiba-tiba kejang ketika sedang mengaji di depan Ayah dan Ibunya.

Digambarkan saat itu kondisi badan dan lidahnya membiru serta sang balita sampai muntah busa. Mendapati buah hatinya mengalami kondisi darurat, segera pasangan Agus Jamaluddin dan Dhimasy membawa Sarah ke rumah sakit.

Selama di rumah sakit, rupanya kondisi Sarah tak kunjung membaik. Selang berjalan 3 hari, beberapa kali sarah tersadar, namun kemudian pingsan kembali. Dokter mengatakan Sarah dinyatakan terkena kerusakan selaput otak dan lambungnya mengalami pendarahan serta demam yang sangat tinggi.

Bahkan di tengah sakitnya saat siuman, Sarah masih dapat melantunkan Al-Qur'an surat An-Naba hingga 12 ayat. Masya Allah sobat lintas, usai membaca ayat ke 12, nafas Sarah terhenti. Allah sang maha pencipta memanggilnya dalam kondisi sedang menghapal Al-Qur’an. Sungguh indah bukan?

Kejadian pada 21 Februari 2015 itu mengharukan dan menguras air mata. Bagaimana tidak, sang balita meninggal ketika sedang mengulang hapalan Al-Qur'an di depan orang tuanya. Rupanya Allah begitu mencintai Sarah sehingga tak dibiarkan terlalu lama menanggung rasa sakit itu.


ANEHnya BALITA:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Supported By Mael For You