Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Gunung. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Gunung. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Desember 2014

Gunung Gamalama yang Cepat Panas

Gunung Gamalama dan sejarah letusannya.

Gunung Gamalama yang Cepat Panas - Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Maluku Utara, seperti seseorang bertemperamen meledak-ledak. Hanya empat jam sejak aktivitasnya terdeteksi meningkat, gunung berketinggian 1.715 meter dari permukaan laut ini tiba-tiba meletus pada Kamis (18/12/2014) pukul 22.41 WIT. Bahkan, statusnya pun belum sempat dinaikkan saat letusan itu terjadi.

Tinggi asap letusan Gamalama mencapai sekitar 2.000 meter ke arah timur. Beruntung, letusan Gamalama di malam hari itu bersifat freatik dan tergolong kecil. Lontaran material letusannya pun tak mencapai permukiman yang hanya berjarak sekitar 2,5 kilometer (km) dari puncak.

”Kami belum tahu apa letusan freatik kemarin (Kamis) baru awal dari letusan besar atau hanya segini. Beberapa letusan besar bisa dimulai letusan kecil. Apalagi di atas Gamalama ada kubah lava bentukan letusan 2011 yang bisa longsor sewaktu-waktu. Kami kirim tim ke sana untuk evaluasi,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendrasto, Jumat (19/12/2014).

Hingga Jumat sore, embusan asap dan abu vulkanik masih keluar dari Gamalama. Data dari PVMBG, pukul 15.36-17.59 WIT, teramati embusan asap putih kelabu tebal bergumpal setinggi 200-700 meter dari puncak.

Sekalipun tergolong kecil, letusan pada Kamis malam itu melumpuhkan penerbangan Ternate. Bandar Udara Babullah di Ternate yang terselimuti abu ditutup untuk waktu yang belum ditentukan. Selain itu, 13 pendaki terjebak letusan, dengan tujuh orang terluka, termasuk dua orang yang saat letusan hanya berada sekitar 500 meter dari puncak.

Peringatan Dini

Status Gamalama baru dinaikkan dari Waspada ke Siaga setelah terjadi letusan sehingga mengejutkan. Kepala Pusat Informasi Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, biasanya lembaganya mendapat informasi kenaikan status gunung api sebelum letusan. ”Ini pernah terjadi saat Gamalama meletus 5 Desember 2011 pukul 00.08,” katanya.

Kepala Pos Pemantauan Gunung Api Gamalama Darno Lamane menyebutkan, kenaikan aktivitas kegempaan Gamalama terdeteksi pukul 18.42. Kemudian, pukul 22.09 terjadi gempa tremor kurang dari satu menit. ”Tahun 2011, jarak kenaikan aktivitas dan letusan sekitar enam jam. Kali ini lebih cepat, hanya empat jam,” ucap Darno.

Namun, sempitnya rentang kenaikan aktivitas dengan letusan tak bisa jadi alasan untuk memberi peringatan dini kepada masyarakat. Hendrasto punya pertimbangan lain. Menurut dia, status Gamalama tidak dinaikkan sebelum letusan karena ancaman letusan diprediksi tak membahayakan masyarakat.

”Sebelum letusan, saya memerintahkan petugas pos pemantau gunung api di sana untuk memberi tahu pemerintah daerah tentang peningkatan aktivitasnya. Siapa tahu ada yang mendaki,” ujarnya.

Hendrasto mengatakan, dengan status Gamalama yang sudah Waspada, pendakian ke gunung itu seharusnya tak diizinkan hingga radius 1,5 km dari puncak. ”Bisa dipastikan pendaki itu tak minta izin ke pos pemantauan. Beruntung mereka selamat. Padahal, ada dua orang yang posisinya hanya 500 meter dari puncak,” ujarnya.

Bersifat Reaktif

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Surono menyatakan, gunung api di kawasan Maluku Utara cenderung reaktif. ”Keaktifan gunung di kawasan itu dipicu amat aktifnya gerakan lempeng tektoniknya. Setelah gempa 7,3 skala Richter pada 15 November lalu, saya minta aktivitas gunung apinya diwaspadai,” ujarnya.

Reaktifnya Gunung Gamalama ini, lanjut Surono, karena sistemnya sudah terbuka. ”Ini seperti mengocok kaleng soda. Dengan sedikit guncangan, tekanannya cepat tinggi sehingga terjadi letusan meski magma belum terisi penuh,” katanya.

Dengan sistem terbuka itu, letusan Gamalama diprediksi tak akan besar. ”Dengan skala letusan itu, ancamannya adalah hujan abu. Meski untuk penerbangan, itu bisa jadi gangguan fatal. Karena itu, sejak lama kami mengusulkan pemindahan ibu kota Maluku Utara, juga lokasi bandara,” kata Surono.

Namun, Gamalama amat berbahaya jika terjadi penyumbatan lava sehingga energi terakumulasi. Jika itu terjadi, letusan Gamalama bisa besar, bahkan muncul di tempat lain, di tubuh gunung, sebagaimana terjadi di masa lalu. ”Gamalama berbahaya jika terjadi letusan samping mengingat Kota Ternate tidak berada di kaki gunung, tapi di punggungan gunung. Kaki Gamalama di dasar laut,” ujarnya.

Menurut catatan dalam buku Data Dasar Gunung Api Indonesia (2011), aktivitas Gamalama mematikan. Sejak 1538 hingga 2014, Gamalama meletus 69 kali dengan rentang waktu letusan 1 tahun hingga 50 tahun. Salah satu letusan paling besar tercatat terjadi 7 September 1775.

Letusan itu mengakibatkan terbentuknya danau kawah Tolire Jaha dan memusnahkan Desa Soela Takomi yang terletak 1,5 km dari Kelurahan Takoma, Ternate. Sebanyak 141 warga Desa Soela Takomi hilang saat letusan itu. Danau Tolire Jaha terletak di barat laut Ternate, berjarak 4 km dari puncak Gunung Gamalama dan 500 meter dari pantai.


ANEHnya GUNUNG:

- Gunung Danxia, Gunung Berwarna Pelangi di China
- Gurun Pasir ini Ada di Tengah Gunung Salju
- Desa ini di Tengah Gunung Berapi
- Desa ini di Tengah Gunung Berapi
Read more ...

Sabtu, 26 Oktober 2013

10 Tempat Wisata Paling Populer di Indonesia

Ini dia 10 Tempat wisata di Indonesia yang menarik:

  Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa dan pecinta alam dari mancanegara. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Pada Juli, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja. 

Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba satu-satunya yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer). 

3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat
Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya.
 
Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari. 

Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa.

Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu. 

Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.


ANEHnya WISATA:

Read more ...

Selasa, 30 April 2013

Gerbang Menuju Surga Ada di China!!!

Gerbang Menuju Surga Ada di China!!! - Tak mengherankan jika Gunung Tianmen di China disebut heaven gate atau gerbang surga. Gunung ini memiliki ketinggian 131 meter dan kedalaman 60 meter. Karena ketinggiannya beserta lubang besar yang ada di gunung ini, Tianmen lebih menyerupai gerbang ke langit, yang diidentikkan dengan surga.

Tianmen berlokasi di kota Zhangjiaje, tujuh kilometer dari pusat kota. Biasanya, para petualang memilih untuk mendaki gunung tersebut, sementara para turis menggunakan taksi atau mobil untuk melewatinya. Pengunjung yang datang ke sana juga bisa menggunakan fasilitas mobil kabel dengan panjang 7.455 meter untuk mencapai puncak.

Gunung ini memiliki gua yang dipercaya terbentuk pada 263 Masehi. Gunung Tianmen juga memiliki kuil berusia 500 tahun yang disebut kuil Tianmenshan. Kuil yang terletak di atas gunung ini biasanya digunakan untuk bersembahyang oleh masyarakat di China, seperti dilansir oleh Cultural China (25/03).

Heaven Gate Mountain memiliki 80 persen vegetasi yang menyelimutinya. Di sana tumbuh 556 spesies tumbuhan dan 433 spesies kayu. Pohon berusia 2.000 tahun juga menjadi penambah keindahan gerbang surga di Tianmen. Tak hanya itu, di sekitar gerbang surga Tianmen juga tumbuh 462 spesies tanaman obat. Sekitar 300 spesies fauna termasuk 200 spesies hewan dan 100 spesies burun juga tinggal di gunung Tianmen.

Inilah bentuk gerbang surga yang ada di Gunung Tianmen, China. Tempat ini merupakan lokasi wisata yang layak didatangi sekali seumur hidup.


ANEHnya SURGA




>>> Ayo Ikutan Kontes Humor JOKES.WEB.ID <<<

Read more ...

Kamis, 21 November 2013

Gunung Danxia, Gunung Berwarna Pelangi di China

Gunung yang berwarna seperti pelangi ini terbentang di wilayah barat daya dan tenggara Cina. Lanskap menakjubkan ini disebut Gunung Danxia, hasil fenomena geologi yang diperkirakan mulai terbentuk sejak 24 juta tahun lalu zaman Cretaceous.

Warna-warni di Danxia kini menjadi hit di jagat maya, setiap posting dari orang yang pernah berkunjung ke tempat ini dianggap hoax. Memang cukup sulit percaya melihat alam yang bisa seindah ini, seolah-olah lukisan impresionis Sang Pencipta.


ANEHnya GUNUNG:

* Gurun Pasir ini Ada di Tengah Gunung Salju
* Desa ini Di Tengah Gunung Berapi
* Foto Gunung Es Penenggelam Titanic Dilelang
Read more ...

Senin, 29 April 2013

Menara Setan Muncul Dari Dasar Bumi


Wilayah timur laut Wyoming terdapat gunung bebatuan beku yang terlihat seperti ‘tunggul pohon raksasa‘, dengan ketinggian lebih dari seribu meter. Secara vertikal batu ini memiliki goresan raksasa, penduduk berkulit putih menyebutnya Menara Setan (Devils Tower). Sementara suku Indian menyebutnya dengan berbagai nama, diantaranya ‘Bear Lodge‘.

Menara setan, menara iblis Mungkin legenda menara setan yang paling banyak dikenal penduduk asli Amerika. Seperti legenda yang diceritakan oleh Kiowa, ada tujuh gadis bermain di dekat desa mereka ketika mereka dikejar oleh beberapa beruang. Gadis-gadis itu melompat di atas batu rendah dan memohon;
“Batu, kasihanilah kami, batu selamatkan kami!”

Batu itu mendengar mereka, hidup seperti tanaman yang tumbuh drastis. Beruang-beruang yang mengejar mereka melompat di batu dan menggaruk (mencakar-cakar) bebatuan, tapi tidak bisa mendaki. Menara setan membawa tujuh gadis ke tempat tertinggi sehingga mereka menjadi bintang, konstelasi yang disebut Plediades.

Dahulu, penduduk dari bagian timur laut Wyoming mengunjungi Yankton, Dakota Selatan. Disana dia menunjukkan gambar menara setan kepada beberapa suku Indian Sioux yang ditemuinya, salah satunya sangat bersemangat ketika melihat gambar tersebut dan bertanya: “Apakah ada jalan menuju dasar menara setan?“. Penduduk itu menjawab tidak, dan pria itu tampak kecewa. Dengan sedikit desakan, dia menyampaikan legenda menara setan.

Sebelum tiga pemberani berburu dekat menara setan, mereka menjelajahi bebatuan di dasar gunung dan menemukan sebuah lorong di bawahnya. Mereka membuat obor dari pinus dan mulai menjelajahi terowongan. Mereka menemukan bagian berserakan dengan tulang manusia. Terowongan itu menuju sebuah gua yang memiliki danau bawah tanah berukuran sekitar 25 meter, dan disana terdapat emas, harta karun dengan jumlah yang sangat besar.

Para pemburu tidak siap untuk mengambil emas itu, mereka meninggalkan terowongan dan menyembunyikan pintu masuk harta karun sehingga orang lain tidak akan menemukannya. Mereka berniat kembali untuk mendapatkan emas di lain waktu, tapi tidak pernah melakukannya. Salah satu pemburu, sebelum kematiannya menceritakan kisah itu kepada anggota lain dari sukunya dan kisah itu telah diwariskan selama beberapa generasi suku Indian kuno.

Di sisi lain, Black Hills merupakan wilayah di mana menara setan berdiri. Disini terdapat beberapa gua terbesar di bawahnya, termasuk Wind Cave dan Jewel Cave. Daerah Black Hills juga dikenal sebagai pertambangan emas, jadi, ada beberapa kebenaran cerita legenda menara setan. Mungkin gua yang hilang tidak di bawah menara setan, tetapi di dekatnya.
Fenomena Alam Terbentuknya Menara Setan

Ketinggian menara setan sekitar 1.267 meter dekat dengan Sungai Fourche Belle. Selama zaman dinosaurus, daerah ini pernah berada di bawah laut dangkal. Selama jutaan tahun, sedimen diendapkan di dasar laut dan akhirnya berubah menjadi batuan sedimen seperti batu pasir, serpih dan batulanau (siltstone). Pada akhir zaman dinosaurus (65 juta tahun lalu) tekanan dari dalam bumi dipaksa naik ke atas permukaan. Tekanan tersebut menciptakan Black Hills di dekatnya dan Pegunungan Rocky, juga memaksa batuan cair naik ke permukaan di lokasi menara setan.

Batu vulkanik plug terbentuk ketika gunung berapi punah dan batuan cair di dalam tabung yang membawa magma dari dalam bumi ke kawah gunung mendingin hingga membentuk batuan beku. Batu dalam tabung biasanya jauh lebih keras daripada bagian gunung lainnya. Angin, dan hujan kemudian mengikis gunung hingga batu vulkanik plug terbuka. Sebagian besar bukti menunjukkan bahwa menara setan bukanlah sisa-sisa gunung berapi yang punah. Tidak ada jejak fenomena geologi di daerah sekitarnya yang terkait dengan gunung berapi, seperti abu atau aliran lava.

Teori yang lebih mungkin menyatakan bahwa menara setan terbentuk akibat laccolith. Laccolith merupakan intrusi magma panas dari dalam bumi yang tidak pernah mencapai permukaan. Hal ini mendorong terbentuknya tonjolan batuan sedimen di atasnya, namun tidak ada kaldera atau kawah yang terbentuk. Batuan cair dingin dan batuan sedimen lembut di tonjolan kemudian terkikis, dan batuan keras beku terbuka. Jika hal ini terjadi, menara setan mungkin terbentuk antara satu hingga dua juta tahun lalu.

Menara Setan terdiri dari Phonolite Porphyry, sebuah batuan beku abu-abu atau kehijauan dengan kristal Feldspar yang tertanam di dalamnya. Seperti tanah di sekitar menara yang terus terkikis, tidak kebal terhadap erosi itu sendiri. Batu-batu yang berserakan di sekitar dasar menara setan merupakan sisa-sisa dari formasi yang jatuh dan terkikis dari waktu ke waktu.

ANEHnya MENARA:

- Menara Korek Api Tertinggi di Dunia
- Pernikahan Paling Ajaib di Dunia
- Menara Tertinggi Peruri di Blok M akan Dilengkapi Apartemen & Hotel Bintang 5


>>> Ayo Ikutan Kontes Humor JOKES.WEB.ID <<<

Read more ...

Jumat, 10 Januari 2014

Penemuan Kapal ‘Bahtera’ Nabi Nuh yang Menakjubkan

Peninggalan sejarah yg maha berharga itu bukan saja menarik minat para pengkaji Sejarah saja, namun pihak penyelidik US seperti CIA/KGB pun mencoba untuk melakukan penelitian disana. Sejauh ini CIA telah menggunakan satelite dan pesawat ‘Stealth’ utk mengambil gambar objek yg terdampar di puncak gunung tersebut. Gambar-gambar itu telah menjadi “rahasia besar” dan tersimpan rapi dengan kawalan yg ketat bersama dengan “rahasia-rahasia? penting yg lain di Pentagon. Sudah beratus-beartus orang mencoba untuk mendaki Gunung Aghi-Dahl yg kerap dijuluki juga sebagai “Gunung Kesengsaraan” atau dengan nama peta-nya yaitu Mount Ararat, namun hanya beberapa orang saja yang berhasil menaklukannya. Sebagian lagi selebihnya hanyalah menambah deretan panjang pendaki-pendaki yang menjadi korban keganasannya. Hingga hari ini, hanya ada beberapa orang pendaki yg dapat sampai ke puncak Mt. Ararat sekaligus dapat menyaksikan dengan mata kepala sendiri sebuah artifak yang ‘maha berharga’ tersimpan abadi dipuncaknya.

Lalu apakah sebenarnya artifak “maha berharga” yang terkubur selama ribuan tahun di puncak Ararat itu?

Menurut para ahli kepurbakalaan, mereka menafsirkan bahwa artifak dengan dimensi yang sangat besar tersebut tak lain adalah The Great Noah Ark (Perahu/Bahtera Nabi Nuh)!

Seperti yang kita ketahui bahwa The Great Pyramid of Giza, Mesir telah terkubur didalam tanah selama kurang lebih 2.000 tahun lamanya sebelum ditemukan dan dilakukan penggalian terhadapnya. Begitu pula halnya dengan The Great Noah Ark, sebelum terjadinya sebuah gempa bumi hebat yang melanda daerah itu pada 2 Mei 1988 silam, artifak tersebut tertimbun di bawah salju hampir selama 5.000 tahun lamanya tanpa ada yang mengetahui bahwa sebenarnya tersimpan sebuah rahasia besar didalamnya.

Sebenarnya, zaman Nabi Nuh AS dulu tidaklah seprimitif yg kita semua bayangkan. Pada hakikatnya pengetahuan Sains dan teknologi mereka sudah maju pada masa itu.

Contohnya dari beberapa hasil temuan di kaki Mount Ararat, Para Pengkaji dan Scientist Russia telah menemui lebih kurang 500 kesan artifak batu baterai elektrik purba yg digunakan untuk menyadurkan logam. Tentunya temuan tersebut bisa membuktikan bahwa masyarakat zaman Nabi Nuh AS telah mengenal listrik.

Mengikut perkiraan para ahli, Nabi Nuh AS kira-kira memulai membangun bahteranya pada tahun 2465 B.C dan hujan lebat baru turun dan mengguyur bumi selama bertahun-tahun sehingga mengakibatkan munculnya air bah maha dasyat yang rata-rata dapat mengakhiri sebagian populasi manusia dimuka bumi diperkirakan terjadi pada 2345 B.C.

Rupa bentuk dari The Great Noah Ark itu sendiri sebenarnya tidak sama dengan bentuk kapal laut masa kini pada umumnya. Menurut para peneliti dan pendaki yang pernah melihat langsung “Noah Ark” di puncak Mt. Ararat serta beberapa image yang diambil dari pemotretan udara, The Great Noah Ark memang merupakan sebuah bahtera yang berdimensi sangat besar dan kokoh.

Kontruksi utamanya tersusun oleh susunan kayu dari species pohon purba yg memang sudah tidak bisa ditemui lagi didunia ini alias sudah punah. Pengukuran obyek yang ditandai mempunyai altitude 7.546 kaki (1 kaki = 0.3048 meter) dengan panjang dari bahtera kurang lebih 500 kaki, 83 kaki lebar, dan 50 kaki tinggi. Ada juga Para Pengkaji berpendapat, “Noah Ark” berukuran lebih luas dari sebuah lapangan sepak bola.
Luas pada bagian dalamnnya cukup untuk menampung ratusan ribu manusia. Jarak dari satu tingkat ke satu tingkat lainnya ialah 12 hingga ke 13 kaki. Sebanyak kurang lebih ribuan sampai pulahan ribu balok kayu digunakan untuk membangunnya.

Totalnya, terdapat kurang lebih ratusan ribu manusia dan hewan dari berbagai species yang ikut menaiki bahtera ini, Mengikuti kajian dari Dr. Whitcomb, kira-kira terdiri 3.700 binatang mamalia, 8.600 jenis itik/burung,6300 jenis reptilia,2500 jenis amfibi yang menaiki The Great Noah Ark tersebut, sisanya adalah para kaum Nabi Nuh AS yang percaya akan ajaran yang dibawanya. Total berat kargo/muatan bahtera itu keseluruhan mungkin mencapai kurang lebih 24,300 ton.

Di sekitar obyek tersebut, juga ditemukan sebuah batu besar dengan lubang pahatan. para peneliti percaya bahwa batu tersebut adalah “drogue-stones”, di mana pada zaman dahulu biasanya dipakai pada bagian belakang perahu besar untuk menstabilkan perahu. Radar dan peralatan mereka menemukan sesuatu yang tidak lazim pada level “iron oxide” atau seperti molekul baja. Struktur baja tersebut setelah dilakukan penelitian bahwa jenis “vessel” ini telah berumur lebih dari 100.000 tahun, dan terbukti bahwa struktur dibuat oleh tangan manusia. Mereka percaya bahwa itu adalah jejak pendaratan perahu Nuh.

Beberapa sarjana berpendapat bahwa kemungkinan besar ‘Noah Ark’ ini dibangun disebuah tempat bernama Shuruppak, yaitu sebuah kawasan yg terletak di selatan Iraq.

Jika ia dibangun di selatan Iraq dan akhirnya terdampar di Utara Turkey, kemungkinan besar bahtera tersebut telah terbawa arus air sejauh kurang lebih 520 Km. Mt.Ararat itu sendiri bukanlah sembarang gunung, ia adalah sebuah gunung yang unik. Diantara salah satu keunikan yang terdapat pada gunung ini ialah, pada setiap hari akan muncul pelangi pada sebelah utara puncak gunung itu.

Mt.Ararat ini ialah salah satu gunung yang mempunyai puncak yang terluas di muka bumi ini. Statusnya juga merupakan puncak tertinggi di Turki yaitu setinggi 16,984 kaki dari permukaan air laut. Sedangkan puncak kecilnya setinggi 12,806 kaki .Jika kita berhasil menaklukkan puncak besarnya, kita dapat melihat 3 wilayah negara dari atasnya, yaitu “Russia, Iran, dan Turkey”.

Sebuah “batu nisan” yang didakwa kepunyaan Nabi Nuh AS telah dijumpai di Mt. Lebanon di Syria. Batu nisan itu berukuran 120 kaki panjang.
Pada tahun 1917, Raja Russia Tsar Nicholas II mengirim sejumlah 150 orang pakar dari berbagai bidang yg terdiri dari saintis, arkeolog dan tentara untuk melakukan penyelidikan terhadap The Great Noah Ark tersebut.

Setelah sebulan, tim ekspedisi itu baru sampai ke puncak Ararat. Segala kesukaran telah berhasil mereka lewati, dan akhirnya menemukan perahu Nuh tersebut. Dalam keadaan terkagum, mereka mengambil gambar sebanyak mungkin mengukur panjang perahu Noah dan didapati berukuran panjang 500 kaki, lebar 83 kaki dan tinggi 50 kaki, sebagian lainnya tenggelam di dalam salju. Hasil dari perjalanan itu dibawa pulang dan mau diserahkan kepada Tsar, malangnya sebelum sempat melaporkan temuan itu ke tangan kaisar, Revolusi Bolshevik Komunis (1917) meletus. Laporan itu akhirnya jatuh ke tangan Jenderal Leon Trotsky. Sehingga sampai sekarang masih belum diketahui, apakah laporan itu masih disimpan atau dimusnahkan.

Mari kita melihat lebih mendalam tengang awal penemuan bahtera Nabi Nuh As. Pada bulan Juli 1951 sebuah tim yang terdiri dari ahli-ahli Rusia melakukan penelitian terhadap Lembah Kaat. Sepertinya mereka tertarik untuk menemukan sebuah tambang baru di daerah tersebut. Dalam penelitiannya mereka menemukan beberapa potong kayu di daerah tersebut berserakan. Mereka kemudian mulai menggali tempat tersebut dengan tujuan untuk menemukan sesuatu yang berharga. Tetapi alangkah terkejutnya mereka ketika menemukan kumpulan potongan-potongan kayu tertimbun di situ. Salah seorang ahli yang ikut serta memperkirakan, setelah meneliti beberapa lapisanya, bahwa kayu-kayu tersebut bukanlah kayu yang biasa, dan menyimpan rahasia yang sangat besar di dalamnya.

Mereka mengekskavasi tempat tersebut dengan penuh keingintahuan. Mereka menemukan cukup banyak potongan-potongan kayu di daerah penggalian tersebut, dan di samping itu mereka juga menemukan hal-hal lain yang sangat menarik. Mereka juga menemukan sepotong kayu panjang yang berbentuk persegi. Mereka sangatlah terkejut setelah mendapati bahwa potongan kayu yang berukuran 14×10 inchi tersebut ternyata kondisinya jauh lebih baik dibandingkan potongan-potongan kayu yang lain.

Setelah waktu penelitian yang memakan waktu yang cukup lama, hingga akhir tahun 1952, mereka mengambil kesimpulan bahwa potongan kayu tersebut merupakan potongan dari bahtera Nabi Nuh AS yang terdampar di puncak Gunung Calff (Judy). Dan potongan (pelat) kayu tersebut, di mana terdapat beberapa ukiran dari huruf kuno, merupakan bagian dari bahtera tersebut. Setelah terbukti bahwa potongan kayu tersebut merupakan potongan kayu dari bahtera Nabi Nuh AS, timbullah pertanyaan tentang kalimat apakah yang tertera di potongan kayu tersebut.

Sebuah dewan yang terdiri dari kalangan pakar dibentuk oleh Pemerintah Rusia di bawah Departemen Riset mereka untuk mencaritahu makna dari tulisan tersebut. Dewan tersebut memulai kerjanya pada tanggal 27 Februari 1953. Berikut adalah nama-nama dari anggota dewan tersebut:
1. Prof. Solomon, Universitas Moskow
2. Prof. Ifa Han Kheeno, Lu Lu Han College, China
3. Mr. Mishaou Lu Farug, Pakar fosil
4. Mr. Taumol Goru, Pengajar Cafezud College
5. Prof. De Pakan, Institut Lenin
6. Mr. M. Ahmad Colad, Asosiasi Riset Zitcomen
7. Mayor Cottor, Stalin College

Kemudian ketujuh orang pakar ini setelah menghabiskan waktu selama delapan bulan akhirnya dapat mengambil kesimpulan bahwa bahan kayu tersebut sama dengan bahan kayu yang digunakan untuk membangun bahtera Nabi Nuh AS, dan bahwa Nabi Nuh AS telah meletakkan pelat kayu tersebut di kapalnya demi keselamatan dari bahtera tersebut dan untuk mendapatkan ridho Illahi.

Terletak di tengah-tengah dari pelat tersebut adalah sebuah gambar yang berbentuk telapak tangan dimana juga terukir beberapa kata dari bahasa Saamaani. Mr. N.F. Max, Pakar Bahasa Kuno, dari Mancester, Inggris telah menerjemahkan kalimat yang tertera di pelat tersebut menjadi:
“Ya Allah, penolongku! Jagalah tanganku dengan kebaikan dan bimbingan dari TubuhMu Yang Suci, yaitu Muhammad, Ali, Fatima, Shabbar dan Shabbir. Karena mereka adalah yang teragung dan termulia. Dunia ini diciptakan untuk mereka maka tolonglah aku demi nama mereka.”

Semuanya sangatlah terkejut setelah mengetahui arti tulisan tersebut.


ANEHnya KAPAL:

* Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic
* 5 Kisah Mistik di Balik Tenggelamnya Kapal Titanic
Read more ...

Jumat, 26 April 2013

Gurun Pasir ini Ada di Tengah Gunung Salju

Gurun Pasir ini Ada di Tengah Gunung Salju - Pemandangan aneh terlihat di Pegunungan Siberia yang dingin. Di antara gunung-gunung menjulang yang berkarpet salju berwarna putih bersih, terlihat gurun pasir tandus dengan warna kuning yang khas. Unik!

Sekitar 40 km dari Gunung Kodar, kawasan Trans-Baikal, Pegunungan Siberia, Rusia, ada sebuah pemandangan tidak biasa. Gurun pasir seluas 37 km2 menjadi potret kontras di antara putihnya salju yang menutupi pegunungan. Chara Sands atau Gurun Pasir Chara adalah magnet yang cukup kuat bagi wisatawan.

Daerah ini kerap memanggil wisatawan, terutama pendaki gunung yang ingin melihat sendiri keanehan alam di sini. Bukit pasir setinggi 15-30 meter membentang sepanjang sungai es di dasar pegunungan. Gundukan pasir ini benar-benar terlihat seperti padang pasir yang ada di Mesir dan sekitarnya.

Anda bisa coba menjejakkan kaki di sini untuk merasakan sendiri bahwa padang ini benar-benar diisi pasir. Sejauh mata memandang, hanya warna coklat muda khas pasir yang akan terlihat. Sesaat Anda akan merasa sedang berada di Timur Tengah, minus gerombolan unta dan pohon-pohon kaktus.

Diduga, gurun pasir ini terbentuk sekitar 50 atau 100 tahun yang lalu, demikian ditengok dari Amusing Planet, Rabu (13/6/2012). Daratan segitiga yang ada di depan Gunung Sakukan terkikis oleh angin dan cuaca. Kikisan tersebut menghasilkan bukit-bukit kecil dan juga padang pasir ini.

Kadang, gurun ini juga tertutup salju terutama saat musim dingin menyapa. Namun, salju tidak pernah betah lama-lama di sana. Selesai musim dingin, gurun ini kembali memesona dengan menjadi anomali dan siap memuaskan rasa penasaran para wisatawan.


 ANEHnya GURUN




>>> Ayo Ikutan Kontes Humor JOKES.WEB.ID <<<

Read more ...

Kamis, 01 Januari 2015

Fenomena Pulau Baru yang Muncul dari dalam Laut


Fenomena Pulau Baru yang Muncul dari dalam Laut - Fenomena aneh terjadi di lautan Jepang. Ada sebuah pulau yang muncul dari dalam laut kemudian tubuh makin besar usai terjadi letusan gunung berapi di daratan mencuat tersebut.

Niijima, nama pulau itu, semakin berkembang setelah tak terduga bergabung dengan pulau di sebelahnya, Nishinosima. Pulau misterius itu masuk wilayah Tokyo, meski letaknya cukup jauh dari pesisir.

kini, ukuran pulau yang berada di Kepulauan Ogasawara tersebut adalah 2.290 meter persegi, 49 kali lebih besar dari Tokyo Dome, stadion bisbol berkapasitas 55.000 tempat duduk di Bunkyo, Tokyo, Jepang.

Badan Pesisir Maritim Jepang (JCG) melaporkan pada Kamis 25 Desember lalu, telah terjadi muntahan dari kawah gunung berapi di pulau tersebut yang diduga menjadi pemicu bertambahnya ukuran daratan it.

“Gunung di pulau itu memuntahkan lava ke bagian selatan pulau, sebanyak 5-6 kali,” demikian kata JCG, seperti yang dikutip dari Liputan6.com.

Pulau Niijima awalnya muncul dari dalam laut setelah gunung di dalamnya meletus, pada 20 November 2013 lalu. Mula-mula, diameter gunung api itu hanya sekitar 150 meter, dan ukuran pulau sekitar 300×200 meter.

Kemudian pada Maret 2014, berdasarkan citra satelit, Pulau Niijima diketahui telah bergabung dengan Nishinosima. Ukuran gabungan itu menjadi 1.000 meter persegi. Ketinggian pulau juga naik menjadi 60 meter di atas permukaan laut, dan kini menjadi 110 meter di atas permukaan laut.

Menurut CJG, fenomena ini merupakan yang kali pertama sejak tahun 1974-1974, yang juga pernah terjadi hal serupa, di mana sebuah pulau muncul dari laut setelah letusan gunung.

Juru bicara Pemerintah Jepang Yoshihide Suga menyatakan pihaknya menyambut baik jika pulau tersebut benar-benar bisa permanen dan bisa dihuni manusia. “Kita senang jika nantinya itu bisa permanen,” ujar Suga.

Foto-foto dramatis yang menunjukkan bergabungnya pulau Niijima dengan pulau Nishinosima dapat anda lihat disini

Kejadian serupa juga terjadi tahun 2013 lalu. Sebuah pulau baru yang serupa muncul di lepas pantai Pakistan. Hanya setengah jam setelah bumi berguncang hebat akibat gempa 7,8 skala Richter, pada Selasa 24 September 2013, kejutan lain menanti warga kota pesisir Gwadar. Mereka melihat pulau baru muncul di laut, hanya 1 kilometer dari pantai.


ANEHnya PULAU:

* Ramalan Tenggelamnya Pulau Jawa
* Ribuan Nyawa Melayang di Pulau Menyeramkan ini
* Kepulauan Komodo Tempat Menyelam Terbaik di Indonesia
Read more ...

Rabu, 27 November 2013

Desa ini di Tengah Gunung Berapi

Pernahkah Anda membayangkan tinggal di sebuah desa yang berada di kawah gunung berapi? Bukan main-main, ternyata ada, lho, desa seperti ini di Jepang.

Aigashima di Jepang adalah sebuah pulau vulkanik yang memiliki kawah besar di tengahnya. Di pulau yang berada di Laut Filipina, Kepulauan Izu, ini terdapat sebuah desa yang dihuni 200 penduduk. Seperti yang dilansir okezone.

Pulau ini dikenal karena bentuknya yang unik, seperti donat yang berlubang di tengahnya. Hanya saja, lubang yang merupakan kawah gunung berapi besar itu diisi rumah-rumah oleh warga desa.

Sekilas, desa yang ada di pulau ini seperti terisolasi dari dunia luar. Desa ini memiliki fasilitas standar dan sederhana, cocok bagi Anda yang ingin mencari ketenangan dari riuhnya perkotaan. Demikian seperti dikutip okezone, Rabu (26/12/2012).

Tak hanya itu, desa ini juga memiliki beberapa atraksi wisata. Anda bisa mencoba hiking atau kemping di gunung berapinya, atau mengunjungi pemandian air panas. Di tengah pulau ini terdapat sebuah kolam geotermal yang dapat menjadi sauna alami.

Hingga kini, gunung berapi di Pulau Aogashima masih aktif. Erupsi besar terakhir terjadi 200 tahun lalu, pada 1785. Sekira 140 tewas ketika itu, dan sejak itulah penduduk Aogashima selalu waspada akan adanya erupsi susulan.

Untuk mencapai Aogashima, Anda hanya dapat menggunakan kapal ferry atau helikopter. Selainhiking, menyelam juga bisa menjadi alternatif wisata di pulau ini, dengan laut biru jernih indah yang mengelilinya, pasti mengundang Anda untuk berenang.


ANEHnya DESA:

* Desa ini Melayang di Awan !!!
Read more ...

Kamis, 26 September 2013

Danau Paling Berbahaya Membunuh 1800 orang

Aku lebih memilih untuk melihat danau daripada laut. Rasanya danau lebih tenang, lebih bersih, lebih sejuk dan lebih indah.

Tapi, tidak disangka kalau danau yang indah itu juga bisa menjadi pembunuh yang kejam. Karena ternyata, selain bisa membunuh secara tiba-tiba, juga terjadi secara diam-diam. Para ahli telah meneliti kalau ternyata hampir seluruh danau terletak berdekatan dengan gunung berapi aktif. Inilah yang diam-diam menjadi malapetaka.

Ada sebuah danau luas di Kamerun, Afrika Barat yang bernama Danau Nyos. Kedalaman danau ini mencapai 157 m dengan bagian terdalamnya 208 meter. Ada banyak penduduk yang tinggal dilembah di sekeliling danau Nyos. Namun, pada tahun 1986, terjadi keanehan di pemukiman penduduk itu. Sekitar 1700 orang meninggal secara mendadak dan bersamaan. Yang lebih anehnya, semua penduduk yang meninggal itu tewas dalam posisi ketika sedang melakukan pekerjaan sehari-hari. Ada yang tewas sambil memompa air, sedang memasak dan ada juga yang tewas ketika sedang meminum segelas air. Beberapa orang yang selamat dari peristiwa itu menceritakan apa yang terjadi pada hari orang-orang tersebut meninggal.

Katanya, pada malam sebelum kejadian itu, udara tiba-tiba terasa hangat dan tercium bau seperti telur busuk. Masyarakat tidak terlalu memperdulikan kejadian itu. Dan tiba-tiba keesokan paginya, banyak mayat yang bergelimpangan ketika mulai sibuk dengan aktivitas harian mereka. Tidak ada yang tahu pasti apa yang menjadi penyebab kematian yang aneh itu. Namun para ahli menemukan, kalau warna air Danau Nyos berubah dari bening menjadi warna oranye terang.

Untuk mencari jawaban, para ahli kemudian meneliti Danau Craten di Oregon. Danau ini adalah danau terluas nomor tujuh di dunia. Luasnya mencapai 50 km persegi dengan kedalaman 594 meter. Sehingga digambarkan kalau Empire State dimasukkan ke danau ini, pasti akan tenggelam. Danau Craten menampung sekitar 19 triliun liter air. Sekitar 7700 tahun yang lalu, Gunung Mazame di tempat itu meletus dan melemparkan puncak gunungnya. Kawah inilah yang kemudian membentuk Danau Craten. Namun, ternyata aktivitas gunung Mazame masih tetap mempengaruhi danau tersebut. Karena dibawah danau ternyata masih terdapat kolam-kolam bekas magma yang masih tetap panas.

Para ahli menemukan bahwa suhu air di dasar danau lebih hangat beberapa derajat, kadar garamnya juga sepuluh kali lebih pekat dan MENGANDUNG BANYAK CO2. CO2 ini kemudian merembes dari celah-celah kerak bumi dan menuju ke kawah yang kini telah menjadi danau. Namun, keberadaan air telah menghalangi CO2 itu naik ke udara. Kalaupun ada sedikit yang terlepas, masih bisa hilang terbawa hembusan angin. Sehingga tidak terlalu membahayakan.

Proses pergantian musim juga sangat mempengaruhi. Pada musim dingin, perputaran air akan terdorong ke bawah karena suhu dibawah lebih hangat. Sebaliknya pada musim panas, perputaran air akan naik ke atas. Siklus inilah yang kemudian membuat munculnya lapisan-lapisan air yang berbeda kadar kepadatannya. Lapisan air yang paling bawah lebih pekat daripada yang diatas. Di lapisan air yang paling bawah inilah CO2 yang mengalir dari dasar bumi itu tertahan. CO2 tidak bisa naik lebih tinggi karena perbedaan kepekatan air di lapisan atasnya. Sehingga berkumpul dan terakumulasi selama puluhan tahun dan menjadi sangat banyak di lapisan air yang paling bawah.

Fenomena ini kemudian ditemukan juga pada Danau Horseshoe yang berukuran lebih kecil dari Danau Craten. Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar danau itu mengering dan akhirnya mati. Setelah diselidiki, ternyata kadar CO2 di danau ini mencapai 100 ton/hari dan meresap ke tanah. Inilah yang membuat pohon-pohon di sekitarnya mati. Para ahli kemudian melakukan percobaan dengan menggali sedikit tanah di tepi danau itu lalu mencoba menyalakan api. Namun, akibat pekatnya kadar CO2 nya, api langsung padam begitu didekatkan dengan tanah. Ternyata akumulasi CO2 yang sudah sangat banyak di danau itu akhirnya meluap dan menyebabkan danau itu menjadi sangat berbahaya. Namun, kadar CO2 di Danau Horseshoe tidak terlalu membahayakan manusia, karena batas kadar yang membahayakan adalah 1,75 juta ton. Dan ini hanya akan terjadi pada peristiwa gunung meletus.

Penemuan-penemuan inilah yang kemudian membantu para ahli untuk bisa menyimpulkan apa yang terjadi di Danau Nyos. Malam hari sebelum peristiwa itu, ada sebuah tebing di tepian danau, runtuh dan masuk ke air. Diperkirakan reruntuhan tebing ini telah menggoncang lapisan-lapisan air. Sehingga lapisan paling dasar yang dipenuhi dengan CO2 menjadi pecah dan mengalirkan CO2 dalam jumlah besar ke permukaan danau.

Keesokan paginya aliran CO2 ini kemudian memasuki wilayah pemukiman penduduk. Dan karena CO2 tidak berwarna dan tidak berbau, penduduk tidak menyadari kedatangannya. Itulah yang menyebabkan banyak penduduk yang tewas ketika sedang mengerjakan kegiatan hariannya. CO2 ini seperti pembunuh yang mengintai diam-diam. Mungkin hanya segelintir orang saja yang menyadari adanya bahaya tak kasat mata yang terdapat di dasar danau yang terlihat sangat indah di permukaannya itu. Tanpa mereka sadari, mereka telah menghirup CO2 yang berasal dari lapisan paling dasar danau, yang telah terakumulasi selama puluhan tahun. Dan banyak sekali orang yang meninggal karena itu.

Jadi, danau yang tenang dan indah itu juga ternyata bisa menjadi pembunuh juga ya.


ANEHnya DANAU:
* Danau di Afrika ini Sudah Membunuh 1700 Orang
* Danau UNIK Polkadot & Memiliki Banyak Warna
Read more ...

Kamis, 11 April 2013

Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic

Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic - Tenggelamnya kapal penumpang terbesar pertama di dunia RMS Titanic, menyimpan banyak misteri dan versi. Terutama tentang bagaimana mungkin kapal yang didaulat tidak bisa tenggelam itu akhirnya terpuruk di dasar laut justru pada pelayaran perdananya. (lihat titik karam Titanic)
Seorang wanita di Inggris baru-baru ini mengungkapkan sebuah kisah di balik tenggelamnya kapal Titanic, yang akan meruntuhkan semua versi yang ada.

Louise Patten
Namanya Louise Patten, seorang pengusaha wanita yang juga merupakan direktur perusahaan FTSE 100.
Ia mengatakan bahwa neneknya telah mengungkapkan sebuah rahasia ketika Patten berusia 16 tahun tetapi Patten dilarang untuk membocorkannya karena akan menyebabkan dua hal.
Pertama, rahasia ini akan menghancurkan nama baik almarhum kakeknya, Charles Lightoller, seorang penerima penghargaan pada Perang Dunia I yang juga merupakan pahlawan karena ambil bagian dalam operasi evakuasi Dunkirk pada 1940.
Kedua, rahasia ini akan mengubah sejarah serta membalikkan versi resmi dari tenggelamnya Titanic pada Minggu malam, 14 April 1912 yang menewaskan 1517 orang.

Akhirnya, pada usianya yang ke-56 tahun, dia membeberkan rahasia tersebut karena dinilainya merupakan waktu yang tepat.
Lagipula, menurutnya, semua yang terlibat dalam peristiwa Titanic telah meninggal.
Patten tidak ingin rahasia ini ikut hilang ketika dia meninggal nanti.
Rahasianya ini juga dibaginya dalam novel terbarunya yang berjudul “Good as Gold”.
“Kakekku adalah seorang petugas nomor dua di Titanic, Charles (Herbert) Lightoller. Dia sedang berada di kabin ketika kapal itu menabrak gunung es.

Titanic Captain, Edward John Smith
Dia menolak untuk ikut dalam sekoci penyelamat, karena keberuntunganlah dia akhirnya dapat hidup,” ujar Patten memulai ceritanya saat diwawancara oleh The Telegraph, Kamis 23 September 2010.
Patten menceritakan semua yang ibunya ceritakan dahulu. Patten mengatakan bahwa kakeknya meloncat ke air yang dingin saat Titanic tenggelam di perairan Grand Banks dekat pulau Newfoundland di Kanada.
Kakeknya ikut terhisap air saat kapal tersebut terhisap ke dasar laut, kemudian terjadi ledakan pada kapal yang mendorong kakeknya ke permukaan.
Beruntung, kapal penyelamat sedang berada di lokasi tersebut dan dia berhasil diselamatkan.

Titanic First Officer, William Murdoch
Ketika ditanya oleh Dewan Perdagangan Inggris dan Senat AS apakah dia melakukan percakapan setelah tabrakan dengan Kapten atau petugas pertama William (McMaster) Murdoch yang saat itu sedang bertugas, kakeknya menjawab tidak. Patten mengatakan bahwa kakeknya berbohong.
“Setelah tabrakan terjadi, kakekku turun ke bawah dengan Kapten Edward John Smith dan Murdoch, menuju ke kabin Murdoch untuk mengambil senapan untuk menjaga keadaan jika terjadi kerusuhan ketika menurunkan sekoci.
Kakek menceritakan bahwa bukannya mengendalikan Titanic memutari gunung es ke sebelah kiri, pengendali kapal Robert Hichens, panik dan memutarnya ke arah yang berlawanan,” ujar Patten.

Titanic Second Officer, Charles Lightoller
Mungkin ini terdengar sebagai kesalahan yang tidak patut bagi pengemudi kapal sekelas Titanic, namun Patten menjelaskan semuanya.
Dia mengatakan bahwa kapal uap Titanic masih menggunakan kemudi seperti kapal layar, yang disebut sebagai Tiller Orders.
Pada kemudi seperti ini, jika ingin berbelok ke kanan, maka yang ditekan adalah yang ke arah kiri, begitu juga sebaliknya.
Sedangkan kapal uap umumnya menggunakan Rudder Orders atau Helm Orders, yaitu kemudi yang berbelok persis seperti yang diinginkan.
“Murdoch memberikan perintah Tiller Orders kepada Hitchins. Dalam keadaan panik, Hitchins memutarnya menggunakan Rudder Order persis seperti pada latihan”.

Titanic hitting the iceberg
“Mereka hanya punya empat menit untuk mengubahnya, ketika Murdoch mendapati kesalahan Hitchins dan mencoba memperbaikinya, semuanya sudah terlambat,” jelas Patten.
Kemudian Patten menceritakan lagi rahasia yang lebih mencengangkan.
Patten mengatakan bahwa Hitchin lah yang membuat kesalahan, namun yang membuat keputusan menenggelamkan kapal titanic yang menewaskan ribuan orang adalah pemilik Titanic sendiri, Bruce Ismay, pemimpin White Star Line.

Titanic sinking
“Titanic menabrak gunung es pada titik vitalnya, namun menurut perkiraan kakekku, Titanic dapat mengapung dalam waktu yang lama.
Tapi Ismay keluar dan tidak ingin investasi besarnya berada diam di tengah laut Atlantic dan tenggelam perlahan, atau diderek ke pelabuhan terdekat.
Itu bukanlah publisitas yang bagus! Dia menyerukan Kapten untuk berjalan dengan pelan. Titanic dibuat tidak untuk tenggelam,” kisah Patten.

Titanic sinking
Patten mengatakan bahwa Titanic bisa saja selamat dan tidak akan ada orang yang tewas jika kapal itu diam saja dan menunggu bantuan datang.
Namun dengan berjalan perlahan, tekanan air laut memasuki lambung yang robek dan memenuhi setiap lantai satu persatu, itulah yang menyebabkannya tenggelam.
Ditanya mengapa kakeknya berbohong selama ini, Patten mengatakan bahwa kakeknya terpaksa berbohong untuk melindungi orang banyak.

Bangkai Titanic yang karam
“Ketika dia berada di sekoci, Bruce Ismay mengatakan kepada kakekku bahwa jika membocorkan hal ini, maka White Star Line akan dinyatakan lalai dan tidak layak menerima asuransi”.
Ismay mengatakan bahwa perusahaannya akan bangkrut dan semua orang akan kehilangan pekerjaannya jika semua rahasia ini terkuak.
“Ini adalah kode kehormatan diantara orang-orang seperti kakek saya pada waktu itu. Jadi dia berbohong untuk melindungi pekerjaan orang lain,” jelasnya.

Terlihat halauan bangkai Titanic yang karam
Jadi pada intinya, kejadian tenggelamnya Titanic ini bisa dibilang sabotase pemimpin White Star Line, Bruce Ismay agar mendapatkan asuransi!
Ya, semua ini demi hanya untuk mendapatkan asuransi dengan mengorbankan ribuan nyawa para penumpangnya dalam perjalanan pertama perdana, dari Eropa ke Amerika,.
Itulah kisah yang sebenar-benarnya tentang RMS (Royal Mail Ship) Titanic, “kapal terbesar yang takkan pernah tenggelam”, justru tenggelam pada awal pelayarannya!



ANEHnya TITANIC:

* 5 Kisah Mistik di Balik Tenggelamnya Kapal Titanic
* Foto Gunung Es Penenggelam Titanic Dilelang
* Sketsa Bugil Kate Winslet di Film Titanic

 

>>> Ayo Ikutan Kontes Humor JOKES.WEB.ID <<<

Read more ...

Jumat, 06 September 2013

Foto Gunung Es Penenggelam Titanic Dilelang


Rumah Lelang RR akan melakukan penjualan foto gunung es yang menjadi penyebab tenggelamnya kapal Titanic Foto tersebut diambil pada tanggal 12 April 1912, dua hari sebelum kapal Titanic menabrak gunung es itu, sesuai keterangan yang tertulis pada foto tersebut. The Titanic sedang melakukan perjalanan dari Southampton, Inggris menuju New York. Namun di tengah perjalanan Titanic mengalami kecelakaan, 1.500 orang kehilangan nyawa hanya dalam waktu tiga jam. Dilansir dari halaman Herald Sun, mereka yang tertarik untuk membawa pulang "sepotong sejarah" ini dapat membuat penawaran mulai 13 Desember mendatang di rumah lelang Amherst, New Hampshire. Seperti biasa, memorabilia penting ini tidaklah murah, karena lelang dibuka pada harga $ 8.000 atau sekitar 76 juta rupiah.


ANEHnya TITANIC:
* Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic
* 5 Kisah Mistik di Balik Tenggelamnya Kapal Titanic
* Sketsa Bugil Kate Winslet di Film Titanic
Read more ...

Senin, 27 Juli 2015

Kota Tanpa Sinar Matahari


Kota Tanpa Sinar Matahari - Weekend ke tempat yang itu-itu saja tentunya membosankan ya sob. Nah, buat sobat yang sangat menyukai berwisata ke tempat-tempat unik di seluruh penjuru dunia, sobat bisa mendatangi salah satu kota unik nan terpencil di Norwegia.

Kota unik bernama Ryukan (Rjukan) ini dikatakan unik karena iklimnya yang cukup ekstrim. Bukan karena musim panas atau musim hujan yang berlebih sob, tapi kota ini hampir selama 6 bulan dalam setahun tak tersentuh sinar matahari.


Atas fenomena unik tersebut, kota kecil yang berada kaki gunung Gaustatoppen, ini pun memasang cermin raksasa di puncak gunung guna memantulkannya ke kota.

Curamnya lereng pegunungan di sekitar kota tersebut memang benar-benar menghalangi sinar matahari menerangi kota berpenduduk kurang lebih 3000an jiwa ini sob.


Selama musim dingin yang terhitung dari bulan September hingga Maret, kota ini sama sekali tidak mendapat sinar matahari secara langsung seperti kota-kota lainnya. Nah, jika sobat ingin berkunjung dan merasakan nuansa yang berbeda sama sekali dari kota-kota lainnya, boleh datang pada medio bulan-bulan tersebut.

Pada masa silam, warga Ryukan kerap memanfaatkan gondola yang akan mengangkut mereka ke area yang mendapat sinar matahari di bagian atas pegunungan. Hal tersebut dilakukan kepada warga yang ingin menghangatkan dirinya dengan terkena langsung sinar matahari.


Hingga akhirnya pada tahun 2013 diresmikannya Proyek Solspeil atau Cermin Matahari di atas gunung kota tersebut. Ide unik tersebut sebenarnya berasal dari pendiri kota tersebut, Sam Eyde, pada tahun 1913, namun baru bisa terealisasi usai era millennium.

Proyek Solspeil sendiri merealisasikan tiga papan cermin penangkap sinar matahari yang berada di lereng pegunungan, persisnya pada ketinggian 450 meter di atas pusat kota.


Cermin raksasa yang masing-masing luasnya 17 meter persegi itu mampu memantulkan cahaya matahari seluas 600 meter persegi di atas kota. Kinerja cermin itu sendiri dikendalikan oleh komputer yang melacak pergerakan matahari di langit sehingga membuat warga kota dapat menikmati sinar matahari sepanjang hari. keren sob.

Karena keunikan inilah kota ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2015. Nah sob, keren kan, mau coba datang???


ANEHnya KOTA:

* Kota Terbersih Nomor 2 di Asean Ternyata Ada di Indonesia
* Kota MEKAH Adalah Pusat Bumi
* 10 Kota Penuh Dosa Terkenal di Dunia

Read more ...

Sabtu, 02 Februari 2013

Danau di Afrika ini Sudah Membunuh 1700 Orang

Danau Nyos, danau luas yang terdapat di kawasan Kamerun, Afrika Barat. Kedalaman danau ini mencapai 157 m dengan bagian terdalamnya 208 meter. Ada banyak penduduk yang tinggal dilembah di sekeliling danau Nyos. Namun, pada tahun 1986, terjadi keanehan di pemukiman penduduk itu.

Sekitar 1700 orang meninggal secara mendadak dan bersamaan. Yang lebih anehnya, semua penduduk yang meninggal itu tewas dalam posisi ketika sedang melakukan pekerjaan sehari-hari. Ada yang tewas sambil memompa air, sedang memasak dan ada juga yang tewas ketika sedang meminum segelas air. Beberapa orang yang selamat dari peristiwa itu menceritakan apa yang terjadi pada hari orang-orang tersebut meninggal .

Katanya, pada malam sebelum kejadian itu, udara tiba-tiba terasa hangat dan tercium bau seperti telur busuk. Masyarakat tidak terlalu memperdulikan kejadian itu. Dan tiba-tiba keesokan paginya, banyak mayat yang bergelimpangan ketika mulai sibuk dengan aktivitas harian mereka. Tidak ada yang tahu pasti apa yang menjadi penyebab kematian yang aneh itu. Namun para ahli menemukan, kalau warna air Danau Nyos berubah dari bening menjadi warna oranye terang.

Untuk mencari jawaban, para ahli kemudian meneliti Danau Craten di Oregon. Danau ini adalah danau terluas nomor tujuh di dunia. Luasnya mencapai 50 km persegi dengan kedalaman 594 meter. Sehingga digambarkan kalau Empire State dimasukkan ke danau ini, pasti akan tenggelam. Danau Craten menampung sekitar 19 triliun liter air.

Sekitar 7700 tahun yang lalu, Gunung Mazame di tempat itu meletus dan melemparkan puncak gunungnya. Kawah inilah yang kemudian membentuk Danau Craten. Namun, ternyata aktivitas gunung Mazame masih tetap mempengaruhi danau tersebut. Karena dibawah danau ternyata masih terdapat kolam-kolam bekas magma yang masih tetap panas.

Para ahli menemukan bahwa suhu air di dasar danau lebih hangat beberapa derajat, kadar garamnya juga sepuluh kali lebih pekat dan MENGANDUNG BANYAK CO2. CO2 ini kemudian merembes dari celah-celah kerak bumi dan menuju ke kawah yang kini telah menjadi danau. Namun, keberadaan air telah menghalangi CO2 itu naik ke udara. Kalaupun ada sedikit yang terlepas, masih bisa hilang terbawa hembusan angin. Sehingga tidak terlalu membahayakan.

Proses pergantian musim juga sangat mempengaruhi. Pada musim dingin, perputaran air akan terdorong ke bawah karena suhu dibawah lebih hangat. Sebaliknya pada musim panas, perputaran air akan naik ke atas. Siklus inilah yang kemudian membuat munculnya lapisan-lapisan air yang berbeda kadar kepadatannya.

Lapisan air yang paling bawah lebih pekat daripada yang diatas. Di lapisan air yang paling bawah inilah CO2 yang mengalir dari dasar bumi itu tertahan. CO2 tidak bisa naik lebih tinggi karena perbedaan kepekatan air di lapisan atasnya. Sehingga berkumpul dan terakumulasi selama puluhan tahun dan menjadi sangat banyak di lapisan air yang paling bawah.

Fenomena ini kemudian ditemukan juga pada Danau Horseshoe yang berukuran lebih kecil dari Danau Craten. Pohon-pohon yang tumbuh di sekitar danau itu mengering dan akhirnya mati. Setelah diselidiki, ternyata kadar CO2 di danau ini mencapai 100 ton/hari dan meresap ke tanah. Inilah yang membuat pohon-pohon di sekitarnya mati. Para ahli kemudian melakukan percobaan dengan menggali sedikit tanah di tepi danau itu lalu mencoba menyalakan api.

Namun, akibat pekatnya kadar CO2 nya, api langsung padam begitu didekatkan dengan tanah. Ternyata akumulasi CO2 yang sudah sangat banyak di danau itu akhirnya meluap dan menyebabkan danau itu menjadi sangat berbahaya. Namun, kadar CO2 di Danau Horseshoe tidak terlalu membahayakan manusia, karena batas kadar yang membahayakan adalah 1,75 juta ton. Dan ini hanya akan terjadi pada peristiwa gunung meletus.

Penemuan-penemuan inilah yang kemudian membantu para ahli untuk bisa menyimpulkan apa yang terjadi di Danau Nyos. Malam hari sebelum peristiwa itu, ada sebuah tebing di tepian danau, runtuh dan masuk ke air. Diperkirakan reruntuhan tebing ini telah menggoncang lapisan-lapisan air. Sehingga lapisan paling dasar yang dipenuhi dengan CO2 menjadi pecah dan mengalirkan CO2 dalam jumlah besar ke permukaan danau.

Keesokan paginya aliran CO2 ini kemudian memasuki wilayah pemukiman penduduk. Dan karena CO2 tidak berwarna dan tidak berbau, penduduk tidak menyadari kedatangannya. Itulah yang menyebabkan banyak penduduk yang tewas ketika sedang mengerjakan kegiatan hariannya. CO2 ini seperti pembunuh yang mengintai diam-diam.

Mungkin hanya segelintir orang saja yang menyadari adanya bahaya tak kasat mata yang terdapat di dasar danau yang terlihat sangat indah di permukaannya itu. Tanpa mereka sadari, mereka telah menghirup CO2 yang berasal dari lapisan paling dasar danau, yang telah terakumulasi selama puluhan tahun. Dan banyak sekali orang yang meninggal karena itu.
Read more ...

Sabtu, 07 September 2013

Panglima Burung dari suku DAYAK!!!




Ada banyak sekali versi cerita mengenai sosok panglima tertinggi masyarakat Dayak, Panglima Burung, terutama setelah namanya mencuat saat kerusuhan Sambas dan Sampit. Ada yang menyebutkan ia telah hidup selama beratus-ratus tahun dan tinggal di perbatasan antara Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Ada pula kabar tentang Panglima Burung yang berwujud gaib dan bisa berbentuk laki-laki atau perempuan tergantung situasi. Juga mengenai sosok Panglima Burung yang merupakan tokoh masyarakat Dayak yang telah tiada, namun dapat rohnya dapat diajak berkomunikasi lewat suatu ritual. Hingga cerita yang menyebutkan ia adalah penjelmaan dari Burung Enggang, burung yang dianggap keramat dan suci di Kalimantan.

Selain banyaknya versi cerita, di penjuru Kalimantan juga ada banyak orang yang mengaku sebagai Panglima Burung, entah di Tarakan, Sampit, atau pun Pontianak. Namun setiap pengakuan itu hanya diyakini dengan tiga cara yang berbeda; ada yang percaya, ada yang tidak percaya, dan ada yang ragu-ragu. Belum ada bukti otentik yang memastikan salah satunya adalah benar-benar Panglima Burung yang sejati.

Banyak sekali isu dan cerita yang beredar, namun ada satu versi yang menurut saya sangat pas menggambarkan apa dan siapa itu Penglima Burung. Ia adalah sosok yang menggambarkan orang Dayak secara umum. Panglima Burung adalah perlambang orang Dayak. Baik itu sifatnya, tindak-tanduknya, dan segala sesuatu tentang dirinya.

Lalu bagaimanakah seorang Panglima Burung itu, bagaimana ia bisa melambangkan orang Dayak? Selain sakti dan kebal, Panglima Burung juga adalah sosok yang kalem, tenang, penyabar, dan tidak suka membuat keonaran. Ini sesuai dengan tipikal orang Dayak yang juga ramah dan penyabar, bahkan kadang pemalu. Cukup sulit untuk membujuk orang Dayak pedalaman agar mau difoto, kadang harus menyuguhkan imbalan berupa rokok kretek.

Dan kenyataan di lapangan membuyarkan semua stereotipe terhadap orang Dayak sebagai orang yang kejam, ganas, dan beringas. Dalam kehidupan bermasyarakat, orang Dayak bisa dibilang cukup pemalu, tetap menerima para pendatang dengan baik-baik, dan senantiasa menjaga keutuhan warisan nenek moyang baik religi maupun ritual. Seperti Penglima Burung yang bersabar dan tetap tenang mendiami pedalaman, masyarakat Dayak pun banyak yang mengalah ketika penebang kayu dan penambang emas memasuki daerah mereka. Meskipun tetap kukuh memegang ajaran leluhur, tak pernah ada konflik ketika ada anggota masyarakatnya yang beralih ke agama-agama yang dibawa oleh para pendatang.

Kesederhanaan pun identik dengan sosok Panglima Burung. Walaupun sosok yang diagungkan, ia tidak bertempat tinggal di istana atau bangunan yang mewah. Ia bersembunyi dan bertapa di gunung dan menyatu dengan alam. Masyarakat Dayak pedalaman pun tidak pernah peduli dengan nilai nominal uang. Para pendatang bisa dengan mudah berbarter barang seperti kopi, garam, atau rokok dengan mereka.

Panglima Burung diceritakan jarang menampakkan dirinya, karena sifatnya yang tidak suka pamer kekuatan. Begitupun orang Dayak, yang tidak sembarangan masuk ke kota sambil membawa mandau, sumpit, atau panah. Senjata-senjata tersebut pada umumnya digunakan untuk berburu di hutan, dan mandau tidak dilepaskan dari kumpang (sarung) jika tak ada perihal yang penting atau mendesak.

Lantas di manakah budaya kekerasan dan keberingasan orang Dayak yang santer dibicarakan dan ditakuti itu? Ada satu perkara Panglima Burung turun gunung, yaitu ketika setelah terus-menerus bersabar dan kesabarannya itu habis. Panglima burung memang sosok yang sangat penyabar, namun jika batas kesabaran sudah melewati batas, perkara akan menjadi lain. Ia akan berubah menjadi seorang pemurka. Ini benar-benar menjadi penggambaran sempurna mengenai orang Dayak yang ramah, pemalu, dan penyabar, namun akan berubah menjadi sangat ganas dan kejam jika sudah kesabarannya sudah habis.

Panglima Burung yang murka akan segera turun gunung dan mengumpulkan pasukannya. Ritual–yang di Kalimankan Barat dinamakan Mangkuk Merah–dilakukan untuk mengumpulkan prajurit Dayak dari saentero Kalimantan. Tarian-tarian perang bersahut-sahutan, mandau melekat erat di pinggang. Mereka yang tadinya orang-orang yang sangat baik akan terlihat menyeramkan. Senyum di wajahnya menghilang, digantikan tatapan mata ganas yang seperti terhipnotis. Mereka siap berperang, mengayau–memenggal dan membawa kepala musuh. Inilah yang terjadi di kota Sampit beberapa tahun silam, ketika pemenggalan kepala terjadi di mana-mana hampir di tiap sudut kota.

Meskipun kejam dan beringas dalam keadaan marah, Penglima Burung sebagaimana halnya orang Dayak tetap berpegang teguh pada norma dan aturan yang mereka yakini. Antara lain tidak mengotori kesucian tempat ibadah–agama manapun–dengan merusaknya atau membunuh di dalamnya. Karena kekerasan dalam masyarakat Dayak ditempatkan sebagai opsi terakhir, saat kesabaran sudah habis dan jalan damai tak bisa lagi ditempuh, itu dalam sudut pandang mereka. Pembunuhan, dan kegiatan mengayau, dalam hati kecil mereka itu tak boleh dilakukan, tetapi karena didesak ke pilihan terakhir dan untuk mengubah apa yang menurut mereka salah, itu memang harus dilakukan. Inilah budaya kekerasan yang sebenarnya patut ditakuti itu.

Kemisteriusan memang sangat identik dengan orang Dayak. Stereotipe ganas dan kejam pun masih melekat. Memang tidak semuanya baik, karena ada banyak juga kekurangannya dan kesalahannya. Terlebih lagi kekerasan, yang apapun bentuk dan alasannya, tetap saja tidak dapat dibenarkan. Terlepas dari segala macam legenda dan mitos, atau nyata tidaknya tokoh tersebut, Panglima Burung bagi saya merupakan sosok perlambang sejati orang Dayak.


ANEHnya DAYAK:
* Ngayau, Tradisi Penggal Kepala Suku Dayak
Read more ...

Jumat, 07 Agustus 2015

Keajaiban Papua yang Kurang Dikenal

Keajaiban Papua yang Kurang Dikenal - Mendengar kata Papua, pasti yang terlintas di benak Anda adalah suku-suku pedalaman. Rupanya, Papua memiliki keajaiban yang belum diketahui banyak orang. Siap-siap terkejut karena selain salju, Papua punya beberapa keajaiban lain!

Berada di ujung timur Indonesia, Papua memiliki beragam destinasi menarik untuk dikunjungi. Anda bisa mengarungi Danau Sentani dengan banyak gugusan pulaunya, bercengkrama dengan suku-suku yang masih memegang adat dan tradisi, seperti memakai koteka, atau bermain-main di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini di Merauke.

Ternyata, Papua juga memiliki banyak keajaiban. Keajaiban tersebut ada yang berasal dari alam, buatan manusia, atau pun misteri yang belum terpecahkan. Berikut 5 keajaiban Papua seperti yang dikutip dari goodnewsfromindonesia.org:


1. Salju Di Negara Tropis


Ingin melihat salju di Indonesia? Datanglah ke Gunung Carstenz. Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Papua, dengan ketinggian 4.884 mdpl dan menjadi salah satu dari 7 puncak benua atau yang dikenal Seven Summit Continental. Carstenz merupakan rangkaian dari Pegunungan Jaya Wijaya di Taman Nasional Lorentz. Di puncaknya terdapat salju abadi.

Jika anda berkesempatan terbang di atas puncaknya, salju berwarna putih pun terlihat jelas di antara bebatuan hitam. Pemandangan berupa bebatuan abu-abu yang besar-besar, Danau Biru, tidak ada kehidupan, dan awan yang menyelimuti Carstenz pun terlihat jelas.

Jika ingin mendaki Carstenz, Anda harus menyiapkan perbekalan dan fisik untuk mendaki selama 11 hari. Pendakian Carztens dapat dimulai dari Sugapa di kabupaten Puncak Jaya. Dari Sugapa, Anda dapat menyewa porter dengan biaya sekitar Rp 500rb – 1 juta per harinya.

Untuk menapakan kaki di Puncak Carstenz, Anda juga harus bisa teknik tali-menali. Sebabnya, Anda harus menyeberangi jurang setinggi 100 meter dengan cara menggantungkan diri dan merambat di tali di udara untuk berdiri di tempat turunnya salju di Indonesia ini.

Puncak Carstenz adalah titik tertinggi di sebuah pulau yang tertinggi di dunia seperti yang dapat anda lihat daftarnya disini

Puncak Carstenz menjadi salah satu dari tujuh puncak tertinggi dari tujuh benua di bumi yang dikenal dengan sebutan Seven Summits yang dapat anda baca disini

2. Pasir Putih Di Atas Bukit


Jika biasanya pasir putih identik dengan pantai, maka berbeda di Wamena, sebuah distrik di Kabupaten Jaya Wijaya, Papua. Di sini Anda akan dibuat takjub melihat hamparan pasir putih yang ada di atas bukit. Ajaib!

Bukit tersebut bernama Bukit Sumpula. Cukup mudah untuk datang ke sana. Dari Kota Wamena, hanya memakan waktu sekitar 45 menit saja. Ada 6 tempat di sini yang memiliki hamparan pasir putih. Rerumputan menjadi alas berpijak setibanya di sana. Namun, pasir putih tersebut akan terlihat saat Anda mendaki bukit tersebut. Pasir putih di sini terhampar luas dan sangat halus.

Anda hanya dikenakan biaya sukarela untuk naik ke atas bukitnya. Cukup melelahkan memang untuk mendaki sampai di atas puncaknya. Tapi, dari atas ketinggian, Anda akan melihat pemandangan kontras antara rerumputan hijau, batu berwarna abu-abu, Pegunungan Jaya Wijaya yang berwarna hijau bagaikan pagar raksasa, dan pasir yang berwarna putih.

Memang, Wamena tidak mempunyai pantai. Tapi bukit berpasir putih ini cukup memberitahu tentang anak-anak di Wamena, bagaimana rasanya bermain-main di tepian pantai. Anda akan benar-benar terbius.

3. Mumi Di Pedalaman Indonesia


Tidak perlu jauh-jauh ke Mesir untuk melihat mumi. Di Wamena, terdapat mumi Papua yang rupanya tidak kalah ‘seram’ dari mumi di Mesir. Warnanya hitam dan lekuk tubuhnya terlihat jelas. Mumi tersebut tidak dalam posisi tidur, melainkan duduk sambil kedua tangan memegang lutut dan kepala yang mendongkak ke atas.

Mumi Papua ini tidak dibalut perban dan jumlahnya sekitar 6 di Wamena, yang paling terkenal adalah di Kampung Sompaima, Distrik Kurulu. Proses pembuatan mumi ini yaitu dijemur dan dikeringkan di gua. Mayat yang dijadikan mumi pun bukan orang sembarangan. Mumi-mumi tersebut adalah para kepala suku atau panglima perang. Umurnya? Sekitar 300 tahun!

Yang lebih mencengangkan lagi, mumi ini bukan sebagai tradisi atau ritual. Para kepala suku atau panglima perang tersebut, berpesan untuk dijadikan mumi agar memberikan kesejahteraan bagi para suku dan masyarakatnya.

Untuk melihat mumi ini, Anda pun diwajibkan untuk membayar uang sekitar Rp 100-150 ribu per rombongan. Uang tersebut pun menjadi pemasukan bagi masyarakat sekitar. Selain itu, masyarakat sekitarnya juga menjual beragam suvenir untuk Anda beli sebagai oleh-oleh. Suvenir tersebut berupa kalung taring babi hingga noken. Benar-benar mensejahterakan bukan?

4. Lukisan Misterius Di Gua Kontilola


Satu lagi keajaiban dari Wamena, Gua Kontilola. Gua ini letaknya sekitar 1 jam dari Bandara Wamena. Untuk memasuki gua ini, Anda harus mendaki tangga-tangga alami dan menjelajahi hutan sekitar 10 menit. Setibanya di mulut gua, terdapat aula besar dengan udara lembab dan bau dari kotoran kelelawar.

Gua ini merupakan gua horizontal. Namun, untuk masuk ke dalamnya Anda harus menyediakan peralatan lengkap seperti senter, sepatu boots, helm, dan pengaman lainnya. Sehingga, Anda hanya bisa sampai di aula besarnya saja jika tidak membawa perlengkapan yang lengkap. Tak perlu kecewa, dari aula besar gua ini Anda dapat melihat suatu keajaiban yang juga menjadi misteri.

Ya, misteri tersebut adalah beberapa lukisan yang ada di dinding gua setinggi 3 meter. Lukisan itu pun dapat Anda lihat jelas dengan mata telanjang. Anehnya, lukisan tersebut tidak menggambarkan rupa orang-orang Papua, melainkan menggambarkan manusia dengan bentuk yang aneh.

Bentuknya memang menyerupai bentuk tubuh manusia. Akan tetapi, jika diperhatikan, kepalanya berbentuk bulat seperti bola dan tidak memiliki rambut. Matanya pun bulat sempurna, tidak seperti manusia pada umumnya. Selain itu, jari tangan yang ada pada lukisan tersebut berjumlah empat. Berbeda dengan manusia yang berjari lima. Hii!

Menurut masyarakat setempat, lukisan ini telah lama ada di dalam gua. Mereka pun percaya bahwa ini adalah peninggalan leluhur. Gua ini memang belum banyak dikenal oleh traveler. Jadi, masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

5. Telaga Biru Yang Berwarna Hijau


Satu tempat di Papua yang belum dijamah para traveler adalah Telaga Biru di Distrik Maima, Wamena. Dari Distrik Maima, Anda harus trekking dari Distrik Maima untuk tiba di Telaga Biru.

Telaga ini tersembunyi di balik bukit terjal, dikelilingi tebing hijau yang menghalanginya dari lanskap sekitar. Telaga ini pun dianggap sakral oleh masyarakat setempat. Konon, telaga ini adalah tepat munculnya manusia pertama kali di bumi.

Keajaiban di telaga ini adalah dari warnanya yang hijau toska. Entah darimana asal warna hijau tersebut. Selain itu, larangan untuk berenang di sini pun harus dipatuhi oleh para turis. Menurut masyarakat setempat, dulu ada turis yang berenang dan menemukan Honai (rumah adat Suku Dani) di dalam telaganya. Percaya???


ANEHnya PAPUA:

* Siswa SD Papua Membuat Game Simulator Mengemudi
Read more ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Supported By Mael For You